Kategori
Uncategorized

Tetap Tak Cukup Beli Daging di Venezuela

Tetap Tak Cukup Beli Daging di Venezuela,Venezuela menaikkan gaji pekerja sebesar hampir tiga kali lipat upah minimumnya pada Sabtu (1/5/2021). Namun, inflasi yang sangat tinggi membuat jumlah uang itu tidak cukup walau hanya untuk membeli satu kilogram daging.

Dilansi dari http://doelgercenter.com/

Support By Agen388 INDONESIA

Pengumuman kenaikan gaji itu dsampaikan oleh Menteri Tenaga Kerja Eduardo Pinate kepada para pendukung pemerintah pada rapat umum May Day d Caracas.

1. Upah naik hampir tiga kali lipat

antarafoto nilai tukar rupiah menguat 040320 aaa 6 9a0c53baf3a991629c92a102502b51e5 - Tetap Tak Cukup Beli Daging di VenezuelaIlustrasi dolar AS ( ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Menurut Channel News Asia, kenaikan hampir tiga kali lipat itu berarti kini pekerja mendapatkan upah minimum bulanan sebesar tujuh juta bolivar.

 

lg.php?bannerid=0&campaignid=0&zoneid=6081&loc=https%3A%2F%2Fwww.idntimes.com%2Fbusiness%2Feconomy%2Frehia indrayanti br sebayang%2Fgaji naik 3 kali lipat tetap tak cukup beli daging di venezuela&referer=https%3A%2F%2Fwww.idntimes - Tetap Tak Cukup Beli Daging di Venezuela

 

Angka itu setara dengan 2,50 dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp35 ribu. Satu kilo daging di Venezuela harganya sekitar 3,75 dolar AS.

2. Inflasi sangat tinggi

inflasi - Tetap Tak Cukup Beli Daging di Venezuela

Venezuela sekarang berada dalam krisis ekonomi terburuk dalam sejarah modernnya. Meski negara ini dulunya terkenal sebagai salah satu produsen minyak yang kaya, kini Venezuela menjadi negara miskin dengan inflasi tinggi dan resesi yang terus memburuk.

Negara ini telah mengalami inflasi yang sangat tinggi selama empat tahun dan memasuki tahun kedelapan dalam menghadapi resesi.

3. Penyebab kekacauan ekonomi

minyak%20turun - Tetap Tak Cukup Beli Daging di VenezuelaIlustrasi Penurunan Harga Minyak (IDN Times/Arief Rahmat)

Ekonomi Venezuela telah tertekan karena negara itu menerima sanksi dari Amerika Serikat, Uni Eropa, dan negara lain atas penambangan emas, operasi minyak milik negara, dan transaksi bisnis lainnya.

Akibatnya, negara Amerika Selatan itu terus mengalami tekanan dalam ekonominya. Hal itu juga telah dipengaruhi kisruh politik negara itu, d mana AS juga tidak mengakui pemerintahan yang dpimpin oleh Presiden Nicolas Maduro, penerus mantan Presiden Hugo Chavez.

Situasi negara itu telah dperburuk oleh kejatuhan harga minyak dan pembatasan penjualan minyak penyulingan dalam negeri.

Ekonomi Venezuela telah tertekan karena negara itu menerima sanksi dari Amerika Serikat, Uni Eropa, dan negara lain atas penambangan emas, operasi minyak milik negara, dan transaksi bisnis lainnya.

Akibatnya, negara Amerika Selatan itu terus mengalami tekanan dalam ekonominya. .

Situasi negara itu telah dperburuk oleh kejatuhan harga minyak dan pembatasan penjualan minyak penyulingan dalam negeri.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *