Kategori
Society

Indonesia Berambisi Bisa Dapat Air Bersih

Indonesia Berambisi Pastikan Seluruh Warga Bisa Dapat Air Bersih

Indonesia Berambisi Bisa Dapat Air Bersih – Teriknya matahari dan sulitnya air bersih sudah menjadi sahabat kami bertahun-tahun. Di sini, kami perlu mengumpulkan 2 km bukit untuk mendapatkan air yang bersih. Indonesia terus berupaya untuk memastikan ketersediaan dan manajemen air bersih yang berkelanjutan dan sanitasi bagi semua warga.

Direktur Perkotaan, Perumahan, dan Permukiman Kementerian PPN/Bappenas, Tri Dewi Virgiyanti, merupakan salah satu target Sustainable Development Goals (SDGs), kata Tri Dewi Virgiyanti, “Jadi kita punya SDGs goal nomor 6, utamanya memang jiwa dari SDGs goal nomor 6 itu water and based water.” katanya dalam acara login idnplay virtual meeting Sweden-Indonesia Sustainability Partnership (SISP) Week: Bringing Together Oceans and Freshwater for the 2030 Agenda, Kamis.

Target 100 persen di 2024

Virgiyanti mengatakan pemerintah optimistis dapat mencapai target 100 persen untuk akses air minum layak pada 2024. Hal ini dikarenakan pertumbuhannya cukup tinggi belakangan ini.

“Di sisi lain memang akses untuk improve-nya cukup tinggi, hampir 90 persen dan kita optimis bahwa di tahun 2024 ini akan sampai ke 100 persen. Gitu ya targetnya kita di 2024 mencapai 100 persen akses layak. Akses amannya akan naik menjadi 15 persen. Tapi dari akses layak ini hanya 20 persen yang akses perpipaan.”

“Jadi akses perpipaannya hanya 20 persen yang disediakan melalui water utility sehingga sisanya itu hampir 80 persen artinya dari 89,7 itu disediakan secara self-supply atau swadaya oleh masyarakat sendiri. Contohnya melalui sumur dan sebagainya, atau mata air atau sebagian juga ada yang dikelola bersama-sama secara kelompok atau institusi lain.”

Target besar pemerintah

Virgiyanti mengatakan pemerintah memiliki target yang besar dalam memastikan ketersediaan dan manajemen air bersih yang berkelanjutan dan sanitasi bagi semua warga.

lg.php?bannerid=0&campaignid=0&zoneid=6081&loc=https%3A%2F%2Fwww.idntimes.com%2Fnews%2Findonesia%2Frehia indrayanti br sebayang%2Findonesia berambisi pastikan seluruh warga bisa dapat air bersih%3Fq%3Dwarga&referer=https%3A%2F%2Fwww.idntimes - Indonesia Berambisi Bisa Dapat Air Bersih

“Jadi di dalam sini kita punya target, saat ini kalau dari sisi pemerintah kita punya medium term development plan atau rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) 2020-2024, periode pemerintahan saat ini dengan target milestone pertama di 2024, sebelum ke milestone berikutnya SDGs 2030.” katanya.

Virgiyanti lebih lanjut menjelaskan bahwa di sisi air bersih atau air minum, saat ini capaian pemerintah yaitu sekitar 89,7 untuk akses air minum layak atau improve drinking water access. Di mana pada 2019 baru tercapai 6,8 safely manage drinking water access.

“Jadi sisanya masih improve, belum sampai ke safely manage ya. Apalagi di Indonesia kondisinya rata-rata memang meskipun dilakukan jalur pemipaan. Rata-rata kita belum bisa menyatakan bahwa airnya langsung bisa layak diminum tanpa ada proses minimal satu kali pemasakan.”

Kendala dalam mencapai target

Meski pemerintah optimis dapat mencapai target sesuai yang diharapkan. Namun Virgiyanti juga mengatakan pemerintah masih memiliki kendala dalam mewujudkan tujuan tersebut. salah satu kendalanya adalah infrastruktur yang belum memadai.

“Jadi ini menurut kami sangat hal yang menjadi tantangan untuk mencapai target 100 persen. Tidak hanya layak dan tidak hanya access self-supply, tapi lebih ke struktur akses air minum perpipaan, jaringan perpipaan.” paparnya.

Kategori
Society

Suplai Air Bersih Terganggu

Suplai Air Bersih Terganggu, Warga Terpaksa Beli Air untuk Mandi

Suplai Air Bersih Terganggu – Akibat adanya gangguan distribusi akibat peningkatan kapasitas produksi, Direktur Utama PDAM berharap para pelanggan dapat memaklumi atas gangguan distribusi air bersih tersebut. Warga Gampong Surien, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh mengeluh terhadap Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Daroy Kota Banda Aceh.

Pasalnya penyuplaian air bersih ke rumah mereka mengalami kendala. Ibnu Hadjar (32), salah seorang warga mengatakan, Download APK IDN Play suplaian air bersih tak lagi bisa dinikmatinya selama lebih satu pekan terakhir.

“Ada sekitar satu minggu lah yang gak hidup sama sekali. Sampai hari ini -masih mati-,” kata Ibnu, Selasa.

Sudah sering terjadi namun belum pernah sampai mati total selama sepekan

Macetnya penyuplaian air bersih dari PDAM Tirta Daroy Kota Banda Aceh ke rumah-rumah warga bukanlah permasalahan baru. Suplai air di ibu kota Provinsi Aceh ini memang sudah sering terjadi.

“Dari masa ke masa, gini-gini terus. Kalau dulu adalah hidup beberapa jam sehari dan itu bisa buat ditampung untuk persediaan, tapi sekarang enggak sama sekali -air mati total-,” ujar Ibnu.

Permasalahan suplaian air bersih, diakui Ibnu pernah ia laporkan ke nomor pengaduan, namun tidak ada tindak lanjut dari perusahaan pemerintah daerah tersebut hingga saat ini.

“Pemerintah kota ntah kenapa kayak gak peduli soal air, asik janji-janji saja.”

Terpaksa membeli air galon agar dapatkan air bersih hingga pergi ke sungai untuk mencuci

Sejak penyuplaian air bersih mulai berhenti sepekan terakhir, ayah dua anak ini berupaya mencari solusi. Di antaranya, dengan membeli air bersih dari depot yang dalam sehari ia harus mengeluarkan uang hingga Rp50 ribu.

“Sehari perlu 10 galon minimal, itu pun dah hemat kali. Cuma buat MCK dan cuci piring aja,” ungkap Ibnu.

Bahkan dikatakan ayah dua anak ini, agar lebih hemat lagi dalam penggunaan air bersih di rumah, terkadang istrinya harus pergi ke Sungai Mata Ie yang ada di Kabupaten Aceh Besar untuk mencuci pakaian.

Meminta PDAM Tirta Daroy mengirim mobil air untuk warga

Sudah lebih dari sepekan warga Gampong Surien, Kecamatan Meuraxa tidak menikmati suplaian air bersih dari PDAM Tirta Daroy Kota Banda Aceh di rumah mereka. Ibnu, sebagai warga setempat meminta agar pemerintah kota mengirimkan mobil air ke pemukiman mereka.

“Sederhana aja, kalo memang PDAM lagi perbaikan kami bisa paham. Tapi paling tidak kirimlah mobil air untuk warga jangan dibiarin seperti ini terus,” eluh Ibnu.

“Apa juga fungsi pemerintah. Hak dasar warga gak dipenuhi.”