Kategori
Bisnis

Kembangkan Bisnis, Ini Rahasia Sukses Broadway Group!

Kembangkan Bisnis Kreatif Kekinian, Ini Rahasia Sukses Broadway Group!

Kembangkan Bisnis, Ini Rahasia Sukses Broadway Group! – Wabah virus corona menciptakan tantangan bisnis tersendiri bagi pengusaha kuliner, tak terkecuali bagi Broadway Group yang bergerak di bidang bisnis leisure, food and baverage, sejak tahun 2010.

Broadway Group melirik kesempatan yang muncul setelag pandemi, salah satunya adalah inovasi bisnis yang memanfaatkan ekonomi digital. Bermula dari hobi di bidang event organizer, William Ernest Silanoe (27 tahun) kini serius menekuni bisnis ekonomi kreatif.

Siapa sangka, Broadway Group Jakarta yang didirikannya kini berkembang pesat. Tentu saja, usahanya itu tidak serta-merta membuahkan hasil. Ernest aktif di dunia Event Organizer (EO) semenjak kelas 2 SMA. Ia merupakan lulusan Universitas Prasetya Mulya jurusan Business pada 2014.

Menurut Ernest, kerja event management merupakan salah satu fungsi kunci dari aktivitas pemasaran. Itu dapat memberikan dampak menaikkan brand awareness, meningkatkan loyalitas pelanggan, atau mengatrol kenaikan penjualan.

Mau tahu apa saja resep mempertahankan bisnis ekonomi kreatif?

  • Apakah ada rencana ekspansi lagi?

Sebenarnya tawaran yang datang banyak sekali, tapi kami hold dulu. Apalagi kalau hasilnya gak sesuai target market. Kami pernah juga riset ke Bali, ternyata behavior customer beda. Sampai saat ini kami belum menentukan ekspansi lagi, tapi yang jelas tahun ini kami akan buka tiga outlet baru di Senopati. Kira-kira bulan Oktober-November 2020.

Sebenarnya, apa sih yang membedakan Broadway Group Jakarta dengan bisnis serupa di luar sana?

Pertama, kami mau menjadikan bisnis karya anak bangsa. Saat ini kami melihat banyak enterpreneur bikin bisnis baru, tapi gak lama kemudian gulung tikar. Setelah ditelusuri, ternyata riset mereka gak kuat.

Sementara, kami pakai riset mendalam. Kenapa pakai layout ini untuk outlet A, kenapa memilih wilayah ini, itu semua hasil riset. Pembedanya adalah setiap ekspansi divisi baru risetnya lama, hampir setahun.

Dari awal sebelum buka outlet, kami riset dulu. Kami lihat bisnis-bisnis di Jakarta kadang sekadar jualan saja. Padahal, bisnis gak meulu apa yang kita suka, tapi market sukanya apa? Sehingga ketika jalan, promonya sesuai dengan yang diinginkan target market.

  • Apa tantangan yang paling berat dihadapi tim?

Yang pasti, market-nya cukup berkembang tahun ini. Dunia life bar sedang berkembang pesat, kompetitornya gak sedikit. Di Senopati saja banyak tempat baru bermunculan. Kami lihat itu sebagai tantangan, bagaimana agar kami bisa terus berinovasi dengan konsep yang lebih baru. Persaingannya bisa 1 banding 3. Jadi kami siapkan tim marketing, bikin event bagus, dan banyak lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *