Kategori
Society

Alasan Susah Menabung

Alasan Susah Menabung

Alasan Susah Menabung – Menabung setiap bulan sudah menjadi sesuatu yang wajib dilakukan agar arus keuangan tetap teratur dan suatu saat bisa digunakan sebagai dana darurat. Meskipun hal ini sudah diketahui oleh banyak orang, sayangnya masih saja ada alasan mengapa seseorang sulit menabung.

Tidak ada yang gak setuju bahwa menabung itu akan membuat diri menjadi kaya. Namun untuk konsisten dalam melakukan hal tersebut sangatlah susah karena banyak godaan yang datang menghampiri.

Mau tidak mau kamu harus bisa berubah jika ingin sukses dalam menabung. Ada beberapa prinsip yang wajib ditinggalkan jika kamu ingin serius dalam menabung.

Selalu Menyisakan Bukan Menyisihkan Tabungan

Saat menerima gaji di akhir bulan akan lebih baik jika kita langsung menyisihkan uang untuk ditabung. Umumnya sisihkan minimal 10-20% dari total gaji untuk langsung ditabung. Sayangnya, banyak orang yang kurang memprioritaskan anggaran untuk tabungan. Banyak dari kita yang justru mengalokasikan untuk keperluan lain terlebih dahulu, walaupun sebenarnya pengeluaran tersebut tidak terlalu penting. Dampaknya akan terlihat yakni tidak ada lagi uang yang dapat dimasukkan ke rekening tabungan. Sayang sekali, bukan? Untuk menghindari kesalahan ini, ingatlah untuk langsung menyisihkan uang terlebih dahulu sebelum digunakan untuk keperluan lain.

Selalu memberikan hampir semua penghasilan untuk ditabungkan

Salah satu pola pikir yang wajib diubah ketika ingin menabung adalah kamu tidak boleh memberikan seratus persen penghasilanmu untuk ditabungkan. Hal tersebut hanya akan menyiksa dirimu saja. Kamu bisa menyisihkan uang maksimal setengahnya.

Jika memberikan semua uang untuk ditabungkan, kamu pasti akan cenderung memikirkan tabunganmu itu. Hal tersebut dapat menyebabkan niatan untuk menabung menjadi gagal karena banyak dorongan yang datang agar kamu bisa mengambil uang tabungan.

Selalu terbawa arus jika ada hal-hal baru yang lagi tren

Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan tren gaya hidup akhir-akhir ini sangatlah cepat. Hal tersebut membuat setiap orang terdorong untuk bisa mengikuti tren dengan tujuan agar diri merasa puas. Namun hal tersebut wajib dihindari jika kamu memiliki niat untuk menabung.

Jika mudah terbawa arus perihal tren, kamu pasti akan gampang menghabiskan uang penghasilan hanya untuk menuruti keinginan. Semua rencana indah terkait tabungan masa depanmu pun hanya berakhir sia-sia. Cobalah untuk lebih menahan diri demi kebahagiaan suatu saat nanti.

Gaya Hidup yang Terlalu Tinggi

Tingginya gaya hidup juga sering menjadi alasan mengapa sulit menabung. Biasanya hal ini terjadi pada mereka yang penghasilannya tidak terlalu tinggi, namun terbiasa menggunakan produk-produk dari merk ternama. Uang yang seharusnya dialokasikan untuk tabungan ujung-ujungnya harus terpakai karena harus membeli produk tertentu dan semakin sulit menabung. Untuk mengatasi hal ini agar tidak sulit menabung, Anda harus melakukan beberapa langkah: mempertimbangkan perlu/tidaknya membeli barang serta mencari produk pengganti lainnya dengan kualitas serupa dan harga yang lebih murah. Jadi, Anda tetap bisa menyisihkan uang di awal dan tetap bisa memenuhi kebutuhan tanpa perlu menekan diri menggunakan produk dari merk-merk ternama.

Senantiasa lebih mementingkan kebahagiaan orang lain

Maksud dari selalu mementingkan kebahagiaan orang lain adalah ketika punya kekasih, kamu cenderung menuruti semua keinginannya hanya untuk membuatnya bahagia. Hal tersebut pasti sangat merugikan dirimu dalam segi finansial.

Oleh karena itu jika telah memiliki kekasih, cobalah untuk berterus terang kepadanya bahwa kamu sedang menabung demi masa depan. Dengan melakukan hal itu, percayalah bahwa dia pasti akan memberi pengertian kepada dirimu. Tetaplah fokus pada tujuan awal dalam menabung dan jangan goyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *