Kategori
Bisnis

Erick Thohir Menyebutkan Bisnis Pom Bensin Mungkin Bakal Meredup

Erick Thohir Menyebutkan Bisnis Pom Bensin Mungkin Bakal Meredup

Erick Thohir Menyebutkan Bisnis Pom Bensin Mungkin Bakal Meredup – Investasi dalam bisnis Pom Bensin ternyata cukup besar. Belum lagi, minyak merupakan salah satu zat yang sangat mudah tersulut api sehingga rawan terjadi kebakaran. Sudah banyak sekali peristiwa semacam itu terjadi akibat kesalahan teknis ataupun human error yang dilakukan para karyawannya.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memprediksi bahwa bisnis pengisian bahan bakar minyak (BBM) berpotensi tutup. Hal tersebut merupakan imbas dari mulai berkembangnya industri mobil listrik di dunia dan sebentar lagi akan mulai diaplikasikan di Indonesia.

Prediksi Erick tersebut disampaikan berkaitan dengan nasihatnya kepada Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) untuk mulai memikirkan bisnis-binis apa yang bakal hilang imbas dari Login IDNPLay Poker mulai berkembangnya inovasi dan teknologi pada masa mendatang. “Contohnya kita bicara soal EV battery itu nanti kalau jadi, mobil listrik 80 persen mobilnya akan charging di rumah, berarti apa? bisnis pom bensin akan sunset,” ujar Erick saat memberikan paparan pada Rakernas Hipmi 2021.

1. Bukan untuk menakut-nakuti

Erick mengaku tidak berniat membuat publik khawatir atas pernyataannya tersebut. Menurut dia, hal itu pantas dipikirkan mengingat saat ini banyak negara yang sudah mulai melarang keberadaan mobil berbahan bakar fosil.

“Ini bukan untuk menakut-nakuti ya karena ini memang bakal terjadi,” imbuh Erick.

2. Holding BUMN EV Battery
korporasi bumn 71c68097930b9e4e61090b42a45f82d2 - Erick Thohir Menyebutkan Bisnis Pom Bensin Mungkin Bakal Meredup

Di sisi lain, prediksi Erick memang bisa saja terjadi mengingat saat ini pemerintah memang sedang gencar fokus pada produksi EV battery lewat pembentukan holding BUMN EV battery yang mengusung nama Industri Baterai Indonesia.

Industri Baterai Indonesia yang diperkirakan bakal lahir pada Juni mendatang ini bakal menjadi perusahaan dengan fokus produksi baterai mobil listrik untuk keperluan ekspor maupun penggunaan di dalam negeri. Hal tersebut sebagai respons Indonesia atas mulai bertumbuhnya industri mobil listrik di dunia.

3. Pembentukan holding sejalan dengan pembukaan keran investasi di industri baterai kendaraan listrik
xarsip berita stasiun pengisian kendaraan listrik umum di ruas tol surabaya jakarta ditambah 3elmknhjpgpagespeedicb 9ub fxgw 1bd7f7c6ad373aebd8c24b8ac0a43222 - Erick Thohir Menyebutkan Bisnis Pom Bensin Mungkin Bakal Meredup

Ada empat perusahaan yang di sebut bakal membentuk holding BUMN EV Battery nasional. Mereka adalah anak usaha MIND ID atau Inalum, yakni Antam, Pertamina, dan PLN. Holding ini akan berada di bawah nama PT Industri Baterai Indonesia. Anggota holding tersebut akan berbagi saham dengan presentase yang sama.

Kesiapan BUMN membentuk holding baterai ini juga sejalan dengan investasi asing yang sudah masuk di industri ini. Perusahaan asal Korea Selatan, yakni LG siap membangun pabrik produksi EV battery di Indonesia. Nilai investasi LG diperkirakan mencapai 9,8 miliar dolar AS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *